Studi ini bertujuan untuk membongkar narasi heroik palsu yang dikenal sebagai "Ilusi Robin Hood" di balik penggunaan perangkat lunak AdBlocking. Masyarakat sering berpendapat bahwa memblokir iklan adalah bentuk perlawanan terhadap kapitalisme digital, namun realitas empiris menunjukkan bahwa tindakan tersebut sebenarnya memutus rantai pasokan ekonomi bagi kreator independen dan jurnalis warga. Dengan menggunakan Metode Campuran (Yuridis-Empiris)
DEKONSTRUKSI MEKANISME AUTO DEBIT DAN AMNESIA DIGITAL ANALISIS SOSIOLEGAL TERHADAP DISFUNGSI UU PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM EKOSISTEM PLATFORM GLOBAL
Penelitian ini bertujuan untuk mencegah konstitusional terkait mekanisme berlangganan otomatis pada platform digital global (Google Play, Grab, LinkedIn) yang memicu permohonan uji materiil terhadap UU Perlindungan Konsumen di Mahkamah Konstitusi . Fenomena ini diidentifikasi sebagai Amnesia Digital, di mana algoritma predator memanfaatkan keterbatasan kognitif manusia (sifat lupa) sebagai instrumen profitabilitas.
DEKONSTRUKSI MITOS ROTASI KEPEMIMPINAN: ANALISIS SOSIO-LEGAL TERHADAP PEMBUSUKAN AKAR BIROKRASI DAN KEGAGALAN SISTEMIK REGENERASI POLITIK
Penelitian ini mengkaji kegagalan mendasar transisi kepemimpinan nasional di Indonesia, yang cenderung bersifat simbolis dan gagal mengatasi patologi sosial-hukum dalam lapisan eksekutif birokrasi. Melalui lensa Studi Hukum Kritis, penelitian ini berpendapat bahwa pergantian Presiden tanpa dekonstruksi total mentalitas birokrasi hanyalah ilusi kemajuan. Dengan meneliti krisis hak asasi manusia yang tragis pada seorang mahasiswa di Ngada (NTT) yang bunuh diri karena tekanan keuangan sekolah, penelitian ini mengidentifikasi keberadaan "Kerusakan yang Berakar Dalam" dalam struktur korupsi birokrasi yang tetap ada meskipun terjadi perubahan rezim.
JUDOL MERAJALELA, GADGET ANAK DISITA: SEBUAH PARADOKS HUKUM & KEMUNDURAN PERADABAN (KRITIK YURIDIS ATAS SANKSI PENYITAAN TANPA PENGADILAN DALAM PERBUP PURWAKARTA NO. 32 TAHUN 2025)
SINDROM FRANKENSTEIN ILMIAH: KRITIK TERHADAP HEGEMONI SITASI DAN MATINYA ORISINALITAS DALAM KARYA TULIS HUKUM
Studi ini memikirkan fenomena "Sindrom Frankenstein" dalam ekosistem publikasi hukum di Indonesia, di mana karya ilmiah direduksi menjadi sekadar kumpulan kutipan yang tanpa ide asli.
KEBANGKRUTAN PERADABAN: ANALISIS KRITIS TERHADAP KEGAGALAN DEMOKRASI HIBRIDA DAN DEFISIT INTEGRITAS MANUSIA (HUMAN CAPITAL) SEBAGAI AKAR DISFUNGSI NEGARA
Studi ini bertujuan untuk membongkar mitos bahwa krisis multidimensional Indonesia disebabkan oleh kelemahan sistem konstitusional. Selama delapan dekade, Indonesia telah menjadi laboratorium eksperimen sistem pemerintahan—mulai dari Federalisme (RIS), Demokrasi Terpimpin, Otokrasi Militer, hingga Demokrasi Liberal
KONTESTASI HAK PUBLIK VS PRIVAT: ANALISIS SOSIO-LEGAL TERHADAP FENOMENA PESTA SULTAN MODAL TROTOAR DAN EKSTERNALITAS NEGATIF BAGI PEKERJA SEKTOR INFORMA
Studi ini bertujuan untuk mendekonstruksi normalisasi praktik penutupan jalan umum (privatisasi ruang publik) hingga resepsi pernikahan pribadi, yang seringkali diperbolehkan dengan dalih kearifan lokal. Berdasarkan pengalaman empiris dan observasi partisipatif (autoetnografi) sebagai pekerja lepas, studi ini menganalisis fenomena yang disebut penulis sebagai "Pesta Sultan dengan Anggaran Trotoar".